8 Penyebab Utama Penyakit Jantung Koroner

8 Penyebab Utama Penyakit Jantung Koroner – penyakit jantung koroner sangat layak menjadi topik pilihan di dunia saat ini. Betapa tidak, penyakit jantung adalah penyakit nomor satu penyebab kematian mendadak di dunia. Semakin tahun, penderita penyakit ini semakin bertambah, bahkan tidak mengenal usia.

 

Lalu mengapa selalu terjadi peningkatan korban penyakit jantung koroner? Ada banyak hal yang mempengaruhinya. Yang sangat jelas, gaya hidup yang kita anut sekarang ini tidak menuju ke arah yang semakin sehat. Disadari atau tidak, gaya hidup yang kita anut membawa kita semakin terjerat berbagai macam penyakit, termasuk jantung koroner.

 

Anda kerap makan makanan berkadar kolesterol dan gula tinggi seperti es krim, gorengan, pizza dsb? Anda sangat jarang melakukan olah raga? Itulah sebab utama dari penyakit jantung koroner. Secara garis besar, penyebab penyakit jantung koroner bisa dikelompokkan menjadi 2, yaitu penyebab yang bisa dihindari dan penyebab yang tidak bisa dihindari.

 

Untuk mengetahui lebih detail mengenai 8 penyebab utama penyakit jantung koroner, lihatlah penjelasan di bawah ini:

 

Kolesterol Tinggi (bisa dihindari)

Kadar kolesterol tinggi menyebabkan lemak menumpuk di pembuluh darah koroner, sehingga menyebabkan darah sulit mengalir ke berbagai organ, termasuk jantung. Hal ini disebabkan oleh konsumsi makanan ber kolesterol tinggi yang tak terkontrol. Jika Anda tidak mau terkena resiko ini, Anda bisa memilih makanan dengan kadar kolesterol rendah seperti, kacang-kacangan (kedelai, kacang panjang dsb), ayam tanpa kulit, ikan kembung, ikan mujair, dan dang segar.

 

Merokok (bisa dihindari)

Merokok, baik secara pasif maupun aktif, mempengaruhi pembuluh darah yang mengantarkan darah ke jantung dan organ tubuh yang lain. Merokok juga mengurangi jumlah oksigen dalam darah, merusak dinding pembuluh darah, serta membuat sel darah menjadi menempel satu sama lain. Akibatnya, darah mengalir lebih lambat sehingga penyumbatan menjadi lebih mudah terjadi. Itu sebabnya merokok meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

 

Tekanan Darah Tinggi (bisa dihindari)

Hipertensi akan membuat jantung bekerja lebih keras, sehingga meningkatkan risiko penyakit jantung koroner. Penyebab hipertensi tidak jauh berbeda dengan penyebab penyakit jantung, yaitu keturunan, konsumsi alkohol, kurangnya olahraga dan lain sebagainya.

 

Berat Badan Berlebih atau Obesitas (bisa dihindari)

Obesitas atau berat badan berlebih juga dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung. Batasan yang paling sering digunakan adalah Body Mass Index (BMI). Nilai BMI antara 18.5 – 24.9 pada orang dewasa dianggap berat badan normal, sedangkan nilai 25 – 29.9 dianggap berat badan berlebih. Sedangkan nilai BMI lebih dari 30 dianggap obesitas.

 

Stres dan Depresi (bisa dihindari)

Stres dan depresi sangat berpotensi menyebabkan penyempitan pembuluh darah, sehingga meningkatkan tekanan darah dan memperbesar risiko serangan jantung. Sedangkan orang yang mengalami depresi memiliki risiko 2-3 kali lebih besar untuk mengalami penyakit jantung koroner dibandingkan yang tidak mengalami depresi.

 

Diabetes Mellitus (bisa dihindari)

Hampir sama dengan kolesterol. Diabetes mellitus disebabkan karena kadar gula darah berlebih. Situasi ini bisa menyebabkan timbulnya penyumbatan pada arteri koroner sehingga menghambat aliran darah ke jantung. Hindari atau kurangilah konsumsi makanan yang berkadar gula tinggi untuk terhindar dari diabetes mellitus. 

 

Kurang olah raga (bisa dihindari)

Gerak atau aktifitas fisik, termasuk olah raga merupakan salah satu usaha yang bisa Anda lakukan untuk menjaga keseimbangan kadar kalori (gula dan kolesterol) dalam tubuh. Jika Jumlah gula dan kolesterol yang masuk dalam tubuh Anda terlalu banyak dan tidak diimbangi dengan aktifitas fisik, maka bisa dipastikan terjadi penyumbatan pembuluh darah.

 

Riwayat keturunan penyakit jantung atau faktor genetik (tak bisa dihindari)

Jika Anda mempunyai keluarga yang menderita penyakit jantung, maka Anda mempunyai kemungkinan yang lebih besar menderita penyakit jantung dari pada orang yang tidak mempunyai riwayat keluarga penyakit jantung. Faktor ini tidak bisa Anda hindari, namun Anda bisa mengobatinya secara alami. 

 

Faktor risiko di atas bisa dihindari dengan berbagai cara, seperti memulai pola makan sehat, melakukan manajemen stres, dan rutin berolahraga. Tapi perlu diingat, ada faktor risiko penyebab penyakit jantung selain faktor-faktor di atas yang sulit Anda ubah, misalnya faktor keturunan, umur, dan menopause. Bila Anda memiliki faktor risiko yang sulit diubah tersebut, maka Anda harus semakin memperhatikan dan menjaga gaya hidup sehat Anda.

 

Demikianlah artikel tentang 8 penyebab utama penyakit jantung koroner. Cegah dan sembuhkan penyakit jantung koroner sebelum terlambat. Semoga bermanfaat.